Coding

Panduan Lengkap Memindahkan Website dari Server ke Localhost (XAMPP)

Dipublikasikan: 13 Jan 2026
⏱️ Estimasi waktu baca: 3 menit

Dalam pengelolaan website atau aplikasi berbasis web, sering kali dibutuhkan proses memindahkan data dari server (hosting/VPS) ke localhost. Tujuannya bisa beragam, mulai dari pengujian aplikasi, pengembangan fitur baru, backup data, hingga keperluan audit internal.

Artikel ini akan membahas langkah-langkah lengkap, logis, dan aman untuk memindahkan website dari server ke localhost menggunakan XAMPP, tanpa kebingungan dan tanpa langkah yang tidak perlu.


Konsep Dasar yang Harus Dipahami

Sebuah website tidak hanya terdiri dari satu komponen. Secara umum, website memiliki tiga bagian utama:

Baca juga:
Cara Membuat Backend PHP Native untuk Aplikasi Web (Panduan Lengkap untuk Pemula)
Belajar CSS Bagian 10 : CSS Display Grid (Panduan Lengkap Layout Dua Dimensi di CSS)
  1. File website
    (PHP, HTML, CSS, JavaScript, gambar, dan folder pendukung)

  2. Database MySQL
    (data user, transaksi, laporan, dan lainnya)

  3. Konfigurasi koneksi
    (penghubung antara file website dan database)

📌 Ketiga komponen ini wajib dipindahkan agar website dapat berjalan normal di localhost.


1. Mengambil File Website dari Server

gambar_server

File website biasanya tersimpan di folder:

public_html 

Langkah-langkah:

  1. Login ke cPanel / File Manager server

  2. Masuk ke folder public_html

  3. Pilih semua file dan folder website

  4. Compress (ZIP)

  5. Download ke komputer

  6. Extract hasil ZIP

Setelah itu, pindahkan folder website ke:

C:\xampp\htdocs\nama_aplikasi\ 

📌 Folder htdocs adalah direktori utama yang dibaca oleh Apache pada XAMPP.


2. Mengambil Database MySQL dari Server

phpmyadmin-serverSelain file, website juga membutuhkan database.

Cara export database:

  1. Masuk ke phpMyAdmin server

  2. Pilih database yang digunakan website

  3. Klik menu Export

  4. Pilih format SQL

  5. Klik tombol Export

  6. Download file .sql


3. Mengimpor Database ke Localhost (XAMPP)

xampplocalhost

Langkah import:

  1. Jalankan XAMPP

  2. Aktifkan Apache dan MySQL

  3. Buka browser:

    http://localhost/phpmyadmin 
  4. Buat database baru

  5. Di sidebar kiri, klik Baru

  6. Isi:

    • Nama database:
      👉 disarankan: sesuai nama database diserver
      (karena di file SQL tertulis itu)

  7. Collation: biarkan default (utf8mb4_general_ci)

  8. Klik Buat

  9. Klik database yang baru dibuat tadi di sidebar kiri

  10. Klik menu Import

  11. Pilih file .sql

  12. Scroll ke bawah

  13. Klik Go atau kirim

Jika tidak ada error, database berhasil dipindahkan.


4. Mengubah Konfigurasi Koneksi Database

 

https://www.cloudways.com/blog/wp-content/uploads/add-code-to-db_connection.png

 

https://kinsta.com/wp-content/uploads/2017/11/what-is-localhost-2.png

 

https://canada1.discourse-cdn.com/flex029/uploads/cakephp/original/2X/d/d1167c5a54ba4835a7d6d0f72bc81421a1536b14.png

Server dan localhost memiliki kredensial database yang berbeda, sehingga konfigurasi harus disesuaikan.

Contoh konfigurasi di server:

host = "localhost"; user = "user_server"; password = "password_server"; database = "db_server"; 

Ubah menjadi konfigurasi localhost (XAMPP):

host = "localhost"; user = "root"; password = ""; database = "db_local"; 

📌 Biasanya file konfigurasi berada di:

  • config.php

  • database.php

  • .env


5. Menyesuaikan Base URL (Jika Ada)

Beberapa aplikasi menggunakan pengaturan base URL.

Contoh dari server:

https://domainanda.com 

Diubah menjadi:

http://localhost/nama_aplikasi 

Langkah ini penting agar:

  • Link tidak error

  • CSS & JavaScript terbaca

  • Redirect berjalan normal


6. Mengakses Website di Localhost

Buka browser dan akses:

http://localhost/nama_aplikasi 

Jika semua langkah benar:

  • Website akan tampil

  • Data akan sama dengan di server

  • Aplikasi siap diuji atau dikembangkan


Kesalahan Umum yang Sering Terjadi

Beberapa kesalahan yang sering muncul saat proses pemindahan:

  • Lupa memindahkan database

  • Koneksi database belum diubah

  • Folder website diletakkan di luar htdocs

  • Apache atau MySQL belum dijalankan

  • Base URL masih mengarah ke domain server

Dengan mengikuti urutan yang benar, masalah-masalah ini dapat dihindari.


Kesimpulan

Memindahkan website dari server ke localhost tidak rumit jika dilakukan dengan benar. Intinya, website hanya membutuhkan tiga hal utama: file, database, dan konfigurasi koneksi.

Ringkasan singkat:

  1. Ambil file website dari server

  2. Ambil database MySQL

  3. Import database ke XAMPP

  4. Ubah koneksi database

  5. Sesuaikan base URL jika diperlukan

Dengan langkah tersebut, website akan berjalan normal di localhost dan siap digunakan untuk pengujian, pengembangan, maupun dokumentasi internal.

Chat Admin Sekarang //